Minggu, 01 Januari 2017

CATATAN SERVIS TV LG SLIM

TV LG pearl black model : 21SA3AD-T4
menggunakan komponen :
1. ic 501 EAN60681602/LV76211 3C/5BJ2
2. ic 02 memori 24C16
3. ic 804 KIA78R09
4. ic 805 KIA7805
5. ic 04 78L05
6. ic 301 LA78141
7. ic 810 STRW6554
8. ic 601 TDA7297
9. FBT BSC25-N1534 pin out :
- Colector/H-out
- 180V
- B 115V
- GND
- 12V/inner
- 26V
- N.C
- ABL
- Heater
- AFC
10. Q16 terhubung ke pin protect utama pin 29 ic LV76211 3C terukur normal 4.96V
11. output regulator :
- 113.8V
- 11.02V
- 14.2V
12.STRW6554 :
- pin 1 : 278V
- pin 2 : GND
- pin 3 : 21V
- pin 4 : 3.9V
- pin 5 : 1.7V
- pin 6 : 0.15V
13. opto :
- pin 1 : 10.05V
- pin 2 : 11.07V
- pin 3 : 7.35V
- pin 4 : 21

Data tegangan regulator acmatic tv LG pearl black slim model : 21FU3RL,
ic EAN57153403/LV76213 3C 5A7
STR 6554 :
- pin 1 : 276V
- pin 2 : GND
- pin 3 : 19.5VDC
- pin 4 : 3.7VDC
- pin 5 : 1.7VDC
- pin 6 : 0.1VDC

OPTO PC 817 :
- pin 1 : 11.2V
- pin 2 : 10.1V
- pin 3 : 6.8V
- pin 4 : 19.5V

IC vertikal LA78141 :
- pin 1 : 2.2V
- pin 2 : 28.7V
- pin 3 : 2.9V
- pin 4 : GND
- pin 5 : 15.1V
- pin 6 : 29.1V
- pin 7 : 2.2V

ic EW KA393 :
- pin 1 : GND
- pin 2 : GND
- pin 3 : GND
- pin 4 : GND
- pin 5 : EW IN 3.2V
- pin 6 : FBP 2.8V
- pin 7 : EW OUT 3.0V
- pin 8 : 28.7V

Colector/drain transistor K2961 EW 7.6V

OUT ACmatic :
- 113.5V
- 11.1V
- 19.6V

Minggu, 16 Oktober 2016

POLYTRON MINIMAX series

Sedikit coretan bagaimana sebuah pesawat TV Polytron Minimax bisa NYALA/START. Berikut beberapa point-point yang harus terpenuhi agar unit TV yang dimaksud bisa start.
1.Tegangan B+ 115V harus 115V (20” & 21”)dan 110V-113V (14”).
2.Tegangan IC program (5Vstandby) minimal 4,5V.
3.Tegangan reset pada pin3 IC KA7045 minimal harus 4,5V.
4.VCCD untuk pin 35 STV22xx  minimal 4,5V.
5.SDA dan SCL pada STV22xx ke IC program pastikan terhubung dan tidak ada gangguan.
6.Pin 16(proteksi)IC program harus lebih dari 3V (jalur menuju ke output vertikal),jika kurang TV akan terprotek.
7.Pin 46 BCL tegangan tidak boleh kurang dari 1V,Jika kurang dari 1V,horisontal output dari STV22xx akan NON AKTIF(tegangan hampir = 8V)yg bisa menyebabkan TR driver horisontal panas.
8.Tegangan pin 45 (VCC1) pada STV22xx minimal harus ada tegangan 7,3V.
Pada sasis model HBEA-001A, tegangan 5V (ON) dan 8V(ON) tidak lagi menggunakan 7805 dan 7808,tetapi menggunakan transistor D313 untuk regulasinya.
Gangguan gagal start (meskipun smps bagus) sering disebabkan komponen-komponen pada  regulator 5 dan 8V tersebut ada yang error(paling sering elko kering) Cek semua area ini, elko-elko,transistor regulatornya,dioda zenernya (9V1)...

Tidak menutup kemungkinan part yg rusak laen/tidak sama seperti coretan diatas

TEGANGAN PADA IC HBT-05-001G POLYTRON CHASIS HBEE-014 DN21A954

pin1= 0v
pin2=3,7v
pin3=3,8v
pin4=0,1v
pin5=0v.
pin6=0v.
pin7=0v.
pin8=0v.
pin9=4,8v
pin10=gnd.
pin11=0v
pin12=gnd
pin13=2,2v
pin14=2v.
pin15=2,4v
pin16=3,2v
pin17=1,8v.
pin18=4,5v.
pin19=1,4v.
pin20=2,8v.
pin21=2,2v.
pin22=2,8v.
pin23=1,2v
pin24=1,2v.
pin25=gnd
pin26=2,8v.
pin27=3v.
pin28=1,8v.
pin29=4,6v.
pin30=2,6v
pin31=2,6v
pin32=0,8v.
pin33=2,4v.
pin34=1,4v.
pin35=3,1v.
pin36=3,1v
pin37=3v.
pin38=3,8v
pin39=2,4v.
pin40=0v.
pin41=2v.
pin42=1,6v
pin43=2,2v
pin44=0,1v
pin45=2v.
pin46=0,1v
pin47=gnd
pin48=8v.
pin49=4,2v.
pin50=1,8v.
pin51=4,6v.
pin52=2v.
pin53=0,8v.
pin54=gnd
pin55=gnd
pin56=0v.
pin57=0v.
pin58=0v
pin59=0v.
pin60=0v.
pin61=4,8v
pin62=gnd.
pin63=0,2v.
pin64=2,2v.
pin65=4,2v.
pin66=0v.
pin67=3,2v.
pin68=0v.
pin69=0,1v.
pin70=0v.
pin71=2,2v.
pin72=0v.
pin73=0v
pin74=0v.
pin75=0v.
pin76=4,2v.
pin77=0v.
pin78=0,1v.
pin79=4,3v
pin80=4,6v

Sabtu, 15 Oktober 2016

CARA MELACAK KERUSAKAN VERTICAL

Cara Pengecekan Kerusakan Vertical pada TV china ic tunggal 8873/8895/8893:
- Lepas R224 15k lalu ukur tegangan pada pin 5 ic vertikal/LA78040
a. jika tegangan awal drop 0-3v namun saat  R224 dilepas tegangan menjadi naik24v maka kerusakan ada pada area ic chroma :
-> cek tegangan pin 16 ic 8873 (normal 5.1v),pin 15 (normal 5.2v )
-> cek/ganti milar 104 jika cuma garis horisontal/mendatar.
b. Jika tegangan awal di pin 5 sebelum R451/R224 dilepas terukur 24v & setelah R tadi dilepas tegangan tetap 24v
-> cek pin 5 ke pin 6 kemungkinan short,
c.Jika sebelum R451/R224 dilepas tegangan di pin 5 terukur 0v
-> cek tegangan di pin 6
d. Jika normal 24v,ukur pin 5 ke pin 4 kemungkinan short.Dengan melepas R451/R224 kita bisa tahu area mana yg menyebabkan raster cuma garis mendatar/horisontal.Cara ini bisa diterapkan pada vertikal tegangan simetris +12v dan -12v tp sedikit beda cara pengukurannya,yaitu sbb:
- cara mengukurnya pada rangkaian vertikal CT tegangan normal terukur pada pin 5 ke GND 0V atau
- cek antara pin 4(probe hitam) dan pin 5 (probe merah) gunakan skala 50VDC :
*jika terukur tegangan 11-12vdc (normal)
*jika terukur 24vdc -> cek pin 5 dan pin 6( kemungkinan short)atau cut R yg ke pin 1 ic vertikal lalu  sentuh pin 1 pakai jari:
--jika dipin 5 terukur tegangan turun jadi 0V(pin 5 diukur ke GND) maka kerusakan disekitar IC chroma
--jika dipin 5 tetap tidak ada pengaruh saat R di pin 1 ic vertikal dilepas,kerusakan disekitar ic vertikal ->cekR,elco,dioda & icvertikal.

   * SEMOGA BERMANFAAT *

Senin, 10 Oktober 2016

Perbaikan SHARP IC IXBxx & M612xx

Tips repair SHARP dengan IXBxxx dan M612xx Memperbaiki SHARP dgn program IXBxx 42 pin dan jungle-chroma M612xx sedikit berbeda dengan kebiasaan sirkit teve pada umumnya.Oleh karena itu harus dipahami dulu point-point penting dibawah ini.
1.Pada saat stand-by M612xx langsung mendapat tegangan suply Vcc 8.7v pada pin-42 dari transistor regulator & ic program IXBxxx baru akan bekerja jika M612xx telah bekerja mendapat suply 8.7v.Ini disebabkan karena :
- Transistor regulator untuk suply tegangan Vcc 5v dikontrol oleh M612xx pin-32.
- Reset dikontrol oleh M612xx pin-30
- IC program tidak menggunakan osilator sendiri( pulsa clock disuply dari M612xx pin-25)

Data pin-out utama ic MCU IXBxxx
- Vcc = 22
- Reset = 27
- Clock in = 32 osilator-in
- Vsync in = 37
- Hsync in = 38
- Power-on = 29
- RC in = 9
- SDA/SCL pd ic jungel-chroma pin 31/30
- SDA/SCL pd ic memori pin 41/1
- PROTEK -in = 7 normal high
- AC-det in = 6 mendapat tegangan dc 5v
- AC-50/60 in = mendapat pulsa vertikal

Data pin-out utama ic jungel-chroma M612xx
- Vcc st-by 8v pin 44
- Vcc 8v bagian defleksi pin 12
- Vcc 5v Y/C pin 40
- Vcc 5v Sound IF pin 4
- Vcc 5V Video IF pin 3
- Power-on input pin 28
- MCU 5v kont out pin 32.
- 8v kont out pin 47
- 5.7v kont out pin 49
- ACL in pin 33
- Chroma APC filter pin 37
- VIF APC pin 80
- IF AGC filter pin 82
- RF AGC out pin 59
- SDA/SCL-MCU pin 27/28
- Reset out pin 30 untuk MCU
- Clock out pin 25 untuk osc MCU
- HS out pin 19 untuk OSD MCU
- VS out pin 20 untuk OSD MCU
- V out pin 5
- Vfeedback pin 6
- V ramp filter pin 1
- H out pin 11
- FBP in pin 10
- AFT out pin 2
- TV video-out pin 58
- TV external video-in pin 41
- Audio-out pin 51
- External Audio in pin 5
- Transistor Regulator 5v untuk pin 3, 4, 39, 40 dikontrol on-off oleh M612xx pin 49
- Transistor Regulator 8v untuk pin 12, 44 dikontrol on-off oleh M612xx pin 47
- Pulsa sikronisasi OSD ic program diperoleh dari M612xx pin 19, 20

PROTEKTOR.
Sirkit atau tegangan yang akan diprotek adalah :
- Tegangan 9v dari ic regulator PQ09RDA
- Tegangan 33v  tuner
- Tegangan ABL
- Tegangan 180v
- X-ray protektor Q603 dimana normalnya tegangan pd basis harus 0v
- Pulsa vertikal

* save & use to reference tv repaired *

Minggu, 09 Oktober 2016

LANGKAH YANG PERLU DILAKUKAN SEBELUM MENGGANTI MOSFET PADA TV POLYTRON IC HBTseries

FET pada smps Polytron ic HBT series JEBOL???Jangan keburu memasang part pengganti.

Berikut langkah-langkah yg dilakukan sebelum mengganti mosfet FQPF 7N65 yg rusak pada rangkaian primer untuk mengurangi resiko mosfet rusak lagi  :

1.Pastikan tegangan 300v ada & tegangan 300v di kaki Drain normal.
2.Pastikan tegangan Gate mosfet ada antara 3v-6v dc. Jika kurang dr 3v atau tidak ada tegangan sama sekali,lakukan pengecekan pada :
a.Harus ada tegangan 6VDC  pd dioda zener 6V2 setelah R 470k,Jika lebih atau kurang cek zener dan R470k.
b.Jika tegangan sudah normal,tegangan 6VDC tersebut akan melewati resistor pembagi tegangan lyaitu R27K dan 47k dan  teganganya terukur sekitar 3-4v.
c.Jika tegangan tidak keluar, cek TR507,TR408,TR509(sering ditemukan salah satu atau bahkan semua dari TR tersebut ada yg rusak) dan pastikan ketiga Transistor tersebut normal.
d.cek R 33 ohm yg menuju pin Gate mosfet. Pastikan normal.Jika setelah resistor 33 ohm sudah keluar tegangan skitar 3-4v,jangan pasang mosfet dulu.Lakukan pengecekan pada point dibawah ini :
- Pastikan semua R 0,56/1watt dan dioda IN 5399 tidak rusak
- Cek coil 1MH, R 820 ohm, Capasitor ceramik 6n8 tidak ada yg rusak/putus( P E N T I N G )meski tegangan Gate mosfet keluar tegangan 3-4v,jika salah satu dari ketiga komponen itu rusak bisa dipastikan mosfet yang dipasang lagi  akan rusak lg - Pastikan dioda sekunder b+ tidak rusak.
- Pastikan R 2,2/3watt dan C 1n2/2kv tidak rusak.
- Jika demua point-point diatas sudah beres,barulah pasang Mosfet nya.
Lakukan pengecekan tegangan setelah mosfet dipasang :
- Sebelum Kabel AC Cord ditancapkan ke listrik posisikan probe AVOmeter pada test point tegangan b+ 115v(msh dlm keadaan blm ditancapkan)
- Jika sudah,barulah tancapkan AC Cordnya sebentar saja sambil dilihat tegangan b+ nya keluar berapa lalu segera dicabut .Pastikan tegangan nya tidak lebih dr 120v saat penancapan sekejap tadi.
- Jika b+ sudah keluar tegangan normal 115v baru cek tegangan sekunder yg lainnya,jika perlu sebelum memasang mosfet pastikan semua komponen pd rangkaian primer dicek dan pastikan tidak ada yg rusak.

...SEMOGA BERMANFAAT...

Senin, 12 September 2016

PIN OUT IXC080WJ(RJ10171GG)

Berikut ini data pinout IC IXC080WJ yang digunakan pada TV SHARP sasis QPWBFE134WJZZ/DUNTKE134WEDO yang menggunakan komponen :
- STR W6553
- FBT FA132WJ
- IC VERTICAL STV9302B
- IC AUDIO LA42102
- HOR OUTPUT TT2240.
sebagai berikut :
1   : NC
2   : TV/YUV
3   : TEST
4   :  P-CON
5   : KEY 2/SERV
6   : COM DET
7   : AFT
8   : EW OUT
9   : VRAMP OUT
10 : VRAMP CAP
11 : AFC 1 FIL
12 : DEF VCC 5V
13 : H OUT
14 : FBP IN
15 : DEF GND
16 : VRAMP AGC FIL
17 : AV2/Y IN
18 : CB IN
19 : CR IN
20 : SECAM PLL FIL
21 : C APC
22 : XTAL
23 : CHROMA GND
24 : AV OUT VIDEO
25 : AV1 IN VIDEO
26 : SECAM BELL
27 : CHROMA VCC 5V
28 : AUDIO TONE L1
29 : AUDIO TONE L2
30 : AUDIO TONE R1
31 : AUDIO TONE R2
32 : AV OUT L
33 : AV OUT R
34 : AVL FILTER
35 : VIF GND
36 : VIF APC FILTER
37 : RF AGC
38 : VIF IN 2
39 : VIF IN 1
40 : VIF AGC FIL
41 : AV 1 IN R
42 : AV 1 IN L
43 : VIF VCC 5V
44 : SIF MIXFB
45 : AUDIO BYPASS
46 : AV 2 IN R
47 : AV 2 IN L
48 : AUDIO DIRECT OUT
49 : SP OUT R
50 : EP OUT L
51 : ACL/ABCL
52 : HI VCC 8V
53 : R OUT
54 : G OUT
55 : B OUT
56 : VREG VCC 5V
57 : MCU RESET
58 : MP SW
59 : MP DET
60 : SP MUTE
61 : SAW SW
62 : NC
63 : PROTEK
64 : AC DET
65 : V PROTEK
66 : CNVSS
67 : TEST 1
68 : TEST 2
69 : VSS
70 : FILTER
71 : VDD
72 : CNVSS
73 : KEY 1/EXT
74 : RC IN
75 : STANBY LED
76 : POWER LED
77 : SCL
78 : AV MUTE
79 : SDA
80 : EXT OUT